Simak Dulu 4 Tips Ini Agar Tak Keliru Saat Memilih Breast Pump

0
296

Bagi ibu yang kini disibukkan untuk mengasuh bayi tentunya pasca persalinan sudah menyiapkan segala kebutuhan menyusui dan mengurus bayi baru lahir. Ketika ingin sukses menyusui si kecil sampai memasuki usia 2 tahun mungkin ibu perlu hati-hati dalam menikmati menu makanan sehari-hari. Kemudian gunakan breast pump  atau pompa ASI untuk mendukung pemberian ASI secara maksimal meskipun ibu sibuk dengan berbagai jenis rutinitas setiap harinya.

 

Penggunaan pompa ASI ini memang terbukti membantu ibu-ibu yang tengah menyusui untuk bisa menyediakan ASI dalam jumlah yang memadahi. Sehingga persediaannya bisa disimpan sementara di kulkas untuk kemudian dihangatkan dan diberikan kepada si kecil ketika ia lapar. Penggunaannya sangat cocok bagi ibu yang nantinya akan mengajak si kecil jalan-jalan sehingga tidak perlu menyusui langsung. Melainkan memakai botol susu dan isinya bukan susu formula seperti kebanyakan ibu lainnya, melainkan persediaan ASI yang disimpan tadi.

 

Cocok pula untuk ibu menyusui yang juga aktif bekerja dan tidak ingin ASI-nya terbuang percuma karena berhenti menyusui. Manfaatkan sela-sela waktu kerja Anda untuk ke toilet dan memompa ASI memakai pompa ini sehingga bisa memiliki persediaan yang cukup. Kalaupun Anda sibuk bekerja di kantor dijamin kebutuhan ASI si kecil yang ditinggalkan di rumah tidak akan kurang, dan tidak akan tergeser oleh susu formula. Ketika sampai ke titik ini Anda tentu akan puas karena bisa menyusui secara penuh meski luar biasa sibuk.

 

Memilih Pompa ASI dengan Benar

 

Meskipun menjadi perlengkapan menyusui yang sudah lama tersedia di pasaran, baik di situs belanja online maupun konvensional. Nyatanya memilih breast pump tidak semudah menyebut namanya, maka simak beberapa tips ini agar tidak salah pilih:

 

  1. Memilih antara yang manual atau elektrik,

Jenis pompa ASI di pasaran ada dua, yakni manual dan elektrik dan ada baiknya membeli keduanya. Kemudian tentukan mana yang paling nyaman dipakai untuk kemudian digunakan seterusnya, sebab setiap orang memiliki penilaiannya sendiri-sendiri.

 

  1. Corong pompa pas dengan ukuran payudara,

Ketika masuk ke masa kehamilan maka secara alami hormon tubuh merangsang payudara ibu untuk membesar. Ukurannya pun akan semakin membesar ketika masuk ke masa menyusui karena di dalamnya sudah terproduksi ASI secara kontinyu. Baiknya saat membeli pompa ASI ini dilakukan ketika sudah melahirkan agar ukuran corong yang dipilih benar-benar pas di payudara, sehingga nyaman setiap kali memompa ASI.

 

  1. Minta rekomendasi dari teman,

Mintalah rekomendasi dari teman-teman Anda yang kebetulan juga menggunakan pompa ASI selama masa menyusui. Rekomendasi ini penting untuk tidak salah dalam memilih karena teman dekat sudah membuktikan bahwa kualitasnya baik. Anda bisa mengikuti pilihan mereka, dan kalau teman dekat belum ada yang melahirkan Anda bisa berkonsultasi dengan bidan maupun dokter. Kalau semakin banyak bertanya dijamin kesalahan membeli perlengkapan menyusui ini bisa dihindari.

 

  1. Baiknya membeli yang baru dan dikenal berkualitas,

Harga untuk pompa ASI ini memang relatif, khusus untuk yang elektrik biasanya bisa mendekati angka jutaan bahkan beberapa merek ada yang lebih. Usahakan tetap sesuai dengan anggaran namun tidak mengesampingkan kualitas agar payudara tidak sakit saat memompa ASI dengan alat ini. Pastikan Anda memilih yang baru sebab ada beberapa ibu menjual breast pump lamanya, tentunya dengan harga murah namun tidak terjamin masih berfungsi baik dan bersih sehingga resikonya besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here